Yesungiie oppa!

Yesungiie oppa!

Senin, 02 Agustus 2010

The One I Love PartII

@@@
Min SeoNa disana. Wajahnya memerah karena marah melihat orang orang yang dicintainya mendekati wanita lain. Min SeoNa masih disana sampai 2 orang yang dilhatnya menghilang dari pandangan.
@@@
Suasana dimobil sunyi. HyoRi dan DongHae sibuk dengan fikiran mereka masing-masing. Sesekali mereka saling bertatapan, tetapi tak ada satu patah katapun yang keluar dari mulut mereka. Hanya senyum yang tersungging dari bibir mereka.
"Berhenti disni aja kak." HyoRi mamberi isyarat. DongHae menurut dan meminggirkan mobilnya ketepi.
"Rumanmu disini?" Tanya DongHae. HyoRi menggeleng.
"Lalu kenapa berhenti dsini?" Tanya DongHae lagi.
"Kakak cukup antar aku sampa sini saja" HyoRi tersenyum. DongHae membalas.
"Gomaweo.." Ungkap DongHae.
"Seharusnya aku yang berterima kasih pada kakak, Gomawoeyo.." Hyori kembali tersenyum dan menunduk hormat.
"Hati-hati dijalan.." DogHae mengangguk dan masuk kedalam mobilnya. Suara mobilnya memecah keheningan malam itu. HyoRi melambaikan tangan hingga mobil DongHae hilang dari pandangannya.
HyoRi berjalan menuju rumahnya. Senyumnya masih merekah. Entah kenapa ia senang sekali diantar pulang oleh DongHae.
"Aku pulang...!" Teriaknya saat masuk kedalam rumah. Ia melepas sepatu dan masuk kekamarnya.
@@@
Kembali masuk kesekolah. Hari ini HyoRi tampak senang. Ia tak henti-hentinya tersenyum pada orang-orang yang dilaluinya. HyoRi berjalan menuju lokernya. Tiba-tiba seorang wanita mendekatinya dan menyentuh bahunya. HyoRi tersentak dan menoleh.
"Kamu Lee HyoRi?" Tanya Orang itu. HyoRi mengangguk.
"N~Ne.. Ada apa?" Tanyanya hati-hati.
"Apakan kau tahi siapa aku?" Tanya orang itu. HyoRi menggeleng. Oang itu tersenyum, lalu mengulurkan tangannya.
"Hai! aku Min SeoNa, Tunangannya DongHae.." Ujarnya dengan senyum yang khas. HyoRi tersentak. DongHae sunbae punya tunangan?? Hatinya bertanya-tanya. HyoRi memaksakan tersenyum. SeoNa berbalik pergi. Tetapi saat bbeberapa langkah ia pergi, ia kembali mendekat pada HyoRi dan mendekatkan mulutnya pada telinga HyoRi.
"O ya jangan coba-coba kamu ganggu DongHae atau kau akan tahu akibatnya." Bisiknya. SeoNa melankah pergi meninggalan HyoRi yang masih terbengong.
@@@
Waktu pulang tiba. HyoRi keluar kelas bersama RyeoWook. Tiba-tiba ia melihat DongHae didepan pintu dan menawarkannya pulang ersama lagi. HyoRi menolak karena ia tahu bahwa DongHae sudah punya tunangan. Tetapi DongHae tetap memaksanya hingga ia tak dapat megeluarka alasan tuk menolak lagi.
Suasana di mobil kembali sunyi.
"Kenapa sih kau selalu diam..?" Ugkap DongHae jengkel.
"Kenapa kakak tidakmembuka pembicaraan duluan.." Jawab HyoRi tak mau kalah. DongHae tersenyum.
"Aku lapar.. apa kau mau menemaniku makan?" Tawar DongHae. HyoRi ragu, tetapi ia tak sempat menjawab tidak karena mobil DongHae telah merapat didepan sebuah Restoran.
Mereka masuk kesebuah Rostoran dan memesan beberapa makanan. Suasanna kembali sunyi.
"Hmm~Apakah aku bleh bertanya sesuatu?" Tanya HyoRi. DongHae mengangguk sambil meyuapkan makanan kedalam mulutnya.
"Tentu saja.. Apa yang igin kau tanyakan??"
"Apakah Min SeoNa adalah tunangan kakak?? Maaf jika aku lancang menanyakan hal ini.." Tanya HyoRi dengan hati-hati. Tiba-tiba DongHae berhenti dan memandang HyoRi.
"Apa saja yang ia katakan padamu? Apakah dia melukaimu???" Tanya DongHae dengan wajah khawatir. HyoRi menggeleng. Ia tak ingin menceritakan apa yang terjadi tadi pagi.
"Tidak aku hanya bertanya saja, ayo makan lagi" Ajak HyoRi mencairkan suasana. Mereka kembali makan. suasana tetap sunyi. mulut mereka diam, hanya fikiran mereka yang berbicara.
@@@
"Terima kasih sudah mengantarkanku dan mengajakku makan.." Ucap HyoRi berterima hasih.
"sama-sama, aku senang bisa mengantarkanmu pulang.." DongHae berbalik. "O ya aku mohon kaujujur padaku jika terjadi sesuatu padamu.."Ujarnya lagi. DongHae menyalakan mesin mobilnya dan bergegas pergi.
HyoRi berjalan menuju rumahnya. fikirannya takhenti-hentinya memikirkan DongHae. Senyumnya, Suaranya. Ia tersadar dari lamunannya.
"Aku pulang...!" Teriaknya.
"HyoRi ayo makan malam..." Ajak HyoRi eomma.
"Aku sudah makan malam. aku mau langsung tidur." Jawabnya. HyoRi masukkedalam kamarnya dan menguci pintu. Ia benar-benar tidak bisa menghilangkan bayangan DongHae. Ia bahkan sampai tak bisa tidur.
"satu domba.. 2 domba.. 3 domba.. 10 domba.. 20 domba.. 27 domba.. 28 domb.." Belum selesai ia menghitung HyoRi sudah terbawa dialam mimpi.
@@@
"RyeoWook-ah, aku mau tanya.." Ujar HyoRi dikelas saat istirahat tiba.
"Apa yang mau kau tanyakan?" RyeoWook balik bertanya. HyoRi ragu-ragu.
"Bagaimana cir-ciri orang yang sedang jatuh cinta?" Tanya HyoRi dengan malu-malu.
"Selalu memikirkan orang yang dcintai, selalu.. Hei apa kau sedang jatuh cinta??" Tanya RyeoWook penasaran.
"A~Aniyo.. kau ini aku kan hanya bertanya..." Jawab HyoRi dengan malu-malu. HyoRi bangkit dari tempat duduknya.
"Kau mau kemana?" Tanya RyeoWook.
"Kemanapun yang penting kau gak boleh ikut.." Jawab HyoRi. RyeoWook mendengus. HyoRi berjalan menuju taman belakang sekolah, tempat kesukaannya. iba-tiba didepan sudah ada SeoNa. HyoRi menghentikan langkahnya. SeoNa datang mendekat dan mendorong badan HyoRi hingga menabrak dinding. HyoRi tersentak.
"Apa kau tak dengar apa perkataan ku kemarin, ha~!!! Apa kau sengaja berbuat itu, ha~!!" teriak SeoNa marah. HyoRi terkejut. Air matanya menggenang.
"Aku dah berusaha menjau dari kak DongHae tapi kak DongHae yang memaksaku' Ujar HyoRi membela dirinya. SeoNa menjauh.
"Ingat ya, angan kamu dekati DongHae atau kamu aka menyesal...!!" SeoNa pergi meniggalkan HyoRi yang telah berlinang air mata.
HyoRi mengusap air matanya dan berjalan gontai menuju taman belakang sekolah. Ia duduk dibangku taman yang berada dibawah pohon yang ridang. Tiba-tiba ada yang menutup matanya. HyoRi mebuka tangan yang menutupi matanya. DongHae sunbae degan senyumnya yang manis. HyoRi tersenyum.
"Kenapa kakak disini? kalau kak SeoNa tahu dia pasti akan marah.." Ucap HyoRi dengan wajah tertunduk. Wajah DongHae menegang.
"Ada apa? apa ia melukaimu?" Tanya DongHae khawatir. HyoRi tersenyum.
"tidak, Kak SeoNa hanya ingin melindungi tunanganya, aku mengerti kok.. Lebbih baik kakak menghampirnya sekarang-" Belum sempat HyoRi melanjutkan kata-katanya tiba-tiba DongHae menyentuh kedua pipinya.
"Tatap aku.." Perintahnya. HyoRi menatap mata DongHae. Tiba-tiba wajah DongHae semakin dekat dan dekat Hingga bibir mereka saling bersentuhan.
Disisi lain SeoNa melihat dengan wajah yang marah. Ia pergi dengan langkah cepat. kepalaya dipenuhi oleh rasa cemburu. ketika sampai disebuah korodor yang kosong ia memencet beberapa nomor dihandphonenya.
"Halo.." Ucapnya saat telepon itu tersambung. suara diseberang menjawab. "Apakah kau bisa membantuku??" Tanyanya pada orang itu. Lalu mereka terlibat pembicaraan yang serius.
@@@

Siapakah yang ditelepon SeoNa??? Dan apakah yang Direcanakannya??
Wait For "The One I Love PartIII":)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar