Yesungiie oppa!

Yesungiie oppa!

Minggu, 26 September 2010

Angkot, I'm in love..! Chapter 2


@@@

Angkotnya berhenti agak lama. Tenang, bukan mogok kok melainkan menunggu penumpang yang mau naik. Ini supirnya sadar penumpang, kalau angkot yang kemarin gak sadar jadi supir jadi nyelonong aja kalau ada penumpang mau naik.

Dua orang berseragam putih abu-abu naik. Salah satunya duduk merapat padaku sedangkan yang lainnya duduk disamping pintu. Tempat duduk favorit, menurut penelitianku sih begitu. Karena, 9 dari 10 penumpang pasti kalau udah duduk disitu gak mau ngegeser kemana-mana lagi.

Kembali kecerita awal. Cowok disampingku benar-benar menyebalkan.Ya iyalah orang angkot masih luas begini ngempet-ngempet ke gue. Jangan-jangan nie orang mau....... Ssssstttt gak boleh berburuk sangka. Aku mencoel lengannya.

"Woi..woi bisa geseran gak? perasaan masih lega deh angkotnya.." Pintaku. Yang kucoel menoleh. Deegg! Seketika jantungku berdetak kencang. Yang pasti bukan karena ngeliat hantu (ya iyalah, masa siang-siang gini ada hantu!) ataupun sang sopirnya ngerem mendadak. Melainkan karena cowok yang disampingku~GANTENG GILAAA.... Ia tersenyum dan menggeser tempat duduknya. Ahh, senyumnya bikin Aku makin deg-degan aja:)

"Sorry ya~Queenzha"

Mataku membelalak dan spontan menyilangkan kedua tanganku didepan dada. Huh! cakep-cakep matanya jelalatan.

"Tolong ya yang sopan, gak usah baca-baca nama orang." Aku mencoel Ocha. "Cha, turun yuk.." Ocha meklihat keluar jendela.

"Oh ayo, loe yang kiriin ya."

Aku mengangguk. "Kiri bang!" Angkotnya masih berjalan. "Kiri bang!!" Teriakku.

"Bentar neng, kan angkotnya ngerem dulu.." Ujar sang sopir. Sontak semua penumpang-termasuk Ocha tertawa. Kurasa wajahku telah memerah karena malu.

Aku dan Ocha turun dari angkot dan membayar ongkos. Kami berjalan menuju rumah kami yang kebetulan bersebelahan.


@@@

Dah dulu yak ceritanya. waktunya dah abis, hehehe

Sabtu, 25 September 2010

Angkot, I'm in love...!

Hai, salam wat yang baca ceritaku kali ini. Nie cerita gue dapet inspirasi dari angkot langganan gue tiap pergi dan pulang sekolah. Jadi, gue berterima kasih ma supir angkotnay, hehehe. Btw, Btw kalo ada kesamaan nama, kejadian dan -tempat itu hanya kebetulan cz ini hanya fiksi.
bacanya pake hati yang terdalam [lebay:)] biar kena feelnya, hehehe
Lanjut nyoook!!!

@@@
"Ocha! ayoo pulang cepetan ntar ketinggalan angkot!!!" Teriakku pada sahabatku tepat setelah bel pulang berbunyi.
"Iya, bawell!!" Ocha balas berteriak nyaris dengan jawaban yang sama selama 1 tahun ini.

Itulah kebiasaanku dan Ocha jika bel pulang telah berbunyi. Menunggu angkot idaman, begitu sebutan Ocha pada angkot yang sering kami tumpangi ini. Kenapa? karena angkot yang satu ini langkanya minta ampun (kayak satwa aja yak? hehe). Sekalinya ada kadang-kadang penuh atau supirnya nyelonong gitu aja nggak ngeliat dipinggir jalan orang dah ngacungin telunjuk sepanjang-panjangnya (lebay..).

Kami berjalan keluar dari sekolah. Didepan gerbang sekolah, Aku dan Ocha udah stand by dengan gaya preman pasar. Ocha mempersiapkan mentalnya, takut-takut kalau angkotnay gak nampung penumpang selebar dia.

Dari kejauhan kulihat angkot yang ditunggu-tunggu datang. Aku langsung menepuk bahu Ocha. Ocha terlihat terkejut.
"Cha!! Ada angkot noh!!" Teriakku sambil menunjuk kearah angkot idamannya Ocha.
"Tao!! Gak usah teriak dikuping gue napa sih!!" Balas Ocha kesal. Bodo amat! yang penting ada angkot (kejamnya, haha).

Angkot idaman sudah mulai mendekat. Aku dan Ocha mengacungkan telunjuk. Tiba-tiba~
Wueeeesssss!!!
"Yah Cha angkotnya nyelonong.."
"Untung gue maapin dunia akhirat tuh sopir kalo kaga gue colong dah angkotnya!!"
Seperti tadi yang kubilang, angkotnya nyelonong gitu. Tinggallah Aku dan Ocha yang gak berhenti menggerutu. Kami terpaksa menunggu lebih lama lagi untuk naik angkot selanjutnya.

5 menit, tentu aja angkotnya belum lewat. Wong baru 5 menit.
10 menit, masih belum lewat.
15 menit, sabar-sabar belum lewat juga. Ocha dah mulai gak sabar.
20 menit, seakan kayak kejatuhan duren, saking senangnya Ocha sampai lompat-lompatan ngeliat angkot idamannya datang. Walau masih jauh, Aku dan Ocha stand by untuk mengantisipasi angkot yang suka nyelonong gitu aja.

"Siap-siap! Ada angkot noh!!" Ocha dah siap siaga bak pelari maraton.
Akhirnya angkotnya berhenti tepat didepan kami. Sontak Aku dan Ocha mengucapkan syukur.
"Alhamdulillah.." Ucapku dan Ocha berbarengan.

Hari ini, Angkotnya kosong (serasa naik mobil pribadi, euy..). Aku dan Ocha memilih duduk dipojok. Kami membuka jendela angkot. AC alami bagi angkot bak oksigen bagi manusia. Kalo gak ada AC alami (baca: jendela), kayak gak ada oksigen, engap. Angkotpun melanjutkan petualangannya (emangnya dora..).

Tiba-tiba, sang supir ngerem mendadak membuat kepalaku dan Ocha kejedot kaca belakang. Angkotpun berhenti agak lama.

Apakah yang terjadi selanjutnya??
Apakah angkotnya mogok atau~?
Baca chapternya 2nya kalo mau tahu kelanjutannya..

Bye-bye..

*Kalo mau komen, silahkan kritik dan sarannya di FB: Hilda QueenZha Atthaya.

(hayo angkot paan nie?? :)

Kamis, 02 September 2010

Anggota Super Junior Kyuhyun mengambil tempat pertama dalam survei Musik Bugs, 'Penyanyi yang terlihat terbaik dalam seragam sekolah. "

2.037 orang memilih di Bugs Poll, dan 1.021 suara dari mereka pergi ke Kyuhyun, produktif dia 51% dari total suara. Tempat kedua pergi ke IU dengan 27% suara, sebuah kesenjangan besar dari pemenang.

Netizens telah berkomentar,

"Dengan tinggi Kyuhyun, ia dapat menembak seragam sekolah CF tanpa masalah '

"Kyuhyun belajar sangat keras selama hari sekolah, sehingga siswa gambar model sesuai dengan seragam sekolah baik '

Kyuhyun 'Super Junior termuda adalah yang terbaik "

"Bahkan jika Kyuhyun yang mengenakan seragam sekolah biasa, dia akan membuatnya bersinar seperti merek desainer '

Di sisi lain, Sulli, yang baru-baru ini menarik perhatian dengan fashion seragam sekolah pada Inkigayo, menerima 13% dari suara. Jo Kwon diikuti dengan 9%, dan kemudian Kim Junsu dengan 2%, dan Zinger dengan 1%.

Penyanyi yang menurut Anda terlihat terbaik di seragam sekolah?